THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Minggu, 05 September 2010

special one

Tiktok tiktok tiktok !
*suara jam di dinding terasa terdengar nyaring ,dan smakin cepat seperti mengejarku yang belum juga tidur.
Jarum jam sudah hampir menunjukkan ke angka 2.
Aku hanya terdiam dalam gelap malam ini.
Entah apa yang kupikirkan dan kurasakan.
Sudah beberapa malam ini kulewati sama seperti ini.
Aku bangkit dari pembaringan ,keluar dan mengambil segelas air dingin dikulkas untuk sedikit menetralkan pikiran.
Aku duduk dipinggir tempat tidurku sambil terus menatap jam.
Mataku ini belum juga bisa terpejam.
Aku benarbenar tidak mengerti dengan smua ini.
Akhirnya aku memutuskan untuk tidak tidur. Aku pun mengambil buku bahasa inggris ,esok hari akan diadakan ulangan harian. Aku harus belajar.
Saat belajar pun pikiran ku tidak terpusat pada pelajaran ,terus kupaksa belajar hingga pagi..
****
Tintiiin Tintiiin !
Aku yang sedang sarapan dengan mama papaku dan billy langsung bangkit dari tempat dudukku.
'ma ,pa wiwi berangkat duluan ya.' salam pamitku sambil mencium tangan mereka.
'bil ,gua duluan yee.' pamitku pada billy ,kaka lakilaki kesayanganku.
'yaa ,semangat lo! Lesu banget ,tumben?' tanya billy.
Aku langsung keluar ,tidak menjawab pertanyaan billy.
'pagii.. Hmm ,lama banget sih ,bee?'sambut rendra.
Aku hanya tersenyum dan langsung duduk dibelakangnya..
Tak lama ,sampai digerbang depan sekolah kami. Yaitu di SMKN 7 GRAFICA RM.
Aku turun dari sepeda kesayangan rendra ini.
'wiwi tunggu ditangga yaa ,rendra aja yang parkirin motornya.' pinta rendra.
Aku langsung masuk setelah mencium tangan bapa kepala sekolah yang setiap pagi sudah majang dipintu masuk utama sambil menyambut penghuni sekolah yang baru tiba.
Aku bertemu rendra ditangga bawah ,dan kami berjalan bersama menuju kelas dilantai 3.
'kamu kenapa sih wi? Pagipagi kayanya udah bete banget?' selidik rendra.
'gapapa ko. Maaf deh ,rend maaf. Aku ga bete lagi deh! Hehee' sahutku sambil tersenyum.
Aku belum menceritakan pada rendra tentang beberapa malam ini. Aku tak mau ia mengkhawatirkan aku.
'wi ,rendra mau kebawah. Ikut ga? Mau ambil absen dipiket ,yuuk temenin!' ajak rendra.
Kami pun berjalan menuju meja piket yang terletak didekat pintu utama ,jauh dari kelas kami yang letaknya dilantai 3 paling pojok.
'mata kamu sakit lagi yaa? Keliatan ada kantungmatanyaa.' tanya rendra padaku.
'hahaaaa ,ga ko. Mungkin karna aku kecapean aja ,bee.' sahutku tenang.
Kupikir rendra tidak akan sadar dengan kantungmata yang mulai terlihat ini pengaruh insomnia ku itu.
Tak ada seorangpun yang tau keadaan malam ku itu. Aku baru berniat akan menceritakan hal ini pada yanne dan cica sahabat terpercaya ku.
Setelah mengambil absensi kelas ,kami mampir ke kantin kejujuran sekolah. Rendra membelikan ku 2buah permen lolipop susu kesukaan ku.
'ni ,buat balikin mood kamu biar ga bete lagi. Hehee' ujar rendra sambil memberikan permen itu.
****
rendra ,ia adalah seorang remaja lakilaki biasa. Seorang ketua kelas x multimedia dan koordinator bidang politik organisasi dalam osis.
Dia bukan anak yang paling diunggulkan dikelas. Sekali lagi ,ia adalah remaja biasa.
Tapi dimataku ia tidak biasa. Smua yang ia lakukan membuatku smakin mengaguminya. Tak pernah terpikirkan jika sekarang aku menjadi miliknya yang paling ia jaga. 4bulan telah ku lewati berragam masalah.
Ia yang membuatku menjadi semakin berarti. Dan distiap hariku ,ia slalu hadir untuk mewarnainya.
Ia pernah bilang padaku ,'aku gamau janji. aku juga gamau gombalgombal. menurutku itu semua pembodohan dan pendustaan. tapi kamu harus tau wi. Sebisa mungkin aku berusaha untuk tetap ada disamping kamu terus.' katakata itu tak akan kulupakan.
Aku menyayanginya bukan karna ia pandai berkata ,bukan karna ia pandai merayu ,bukan karna ia pandai menggombal*dia memang puitis juga ,hehe*
tapi karna ia pandai memperlakukan ku sebagai aku yang sebenarnya. karna ia pandai membaca pikiranku. karna ia pandai menyayangiku.
Sekali lagi ,aku menyayanginya sebagai kekasihku. Dan ia menyayangiku sebagai kekasihnya.
****
'wii ,makan sana sama cica sama yanne!' perintah rendra.
Cica dan yanne mengajakku ke kantin untuk makan siang.
'ga deh ,wi mau belajar bahasa inggris aja. Nanti kan ulangan.' sahutku menolak.
Mereka pun meninggalkan ku sendiri atas permintaanku.
setelah bell masuk berbunyi ,kami sekelas pun menunaikan ulangan harian ketiga bahasa inggris.
****
'ahh! Sebell gua ama cica ,ulangan matematika kemarin aja gua gabisa. Apalagi bahasa inggris yang parah begituuu!' keluh yanne.
'ehh ,lo pikir gua bisa? Bahasa inggris gua gabagus! Tuh si wiwi yang lo omelin harusnya.' sahut cica.
'okeoke ,tenang smuanya. Nanti gua jelasin di pers conference.' jawabku.
'hahaahaa ,gawaras.' sahut cica dan yanne.
Di sini hanya ada aku ,cica dan yanne. Ditempat ini lah kami keluarkan sgala keluh kesah canda tawa dan sebagainya.Best Place for Us! Itu lah nama tempat yang sering kami kunjungi digrafika ini. Bertepat dilantai 2 ,dekat dengan ruang platmaker.
'eh ,gua mau crita ni.' ujarku pada mereka.
Lalu ku crita kan tentang yang kualami dalam beberapa malam ini pada mereka.
'jadi lo belom tidur seharian? Ga ngantuk emang? Emang lo mikirin apaan sih?' cerocos yanne.
'gua juga gatau mikirin apaan. Dibilang gua bengong aja ,hahaaa. Tapi takut klo itu badfelling ,biasanya sih gitu.' jawabku.
Aku memang seperti bisa merasakan kejadian yang tidak menyenangkan diwaktu yang akan datang. Tibatiba aku menjadi aneh sendiri klo seperti itu. Sering kali itu seolah menjadi pertanda buruk pada kehidupan.
Tak terasa ternyata air mata meleleh dipipiku. Entah mengapa ,aku menjadi menangis dan gelisah.
'wi ,jangan nangis dong. Yaah ampun ,jangan nangis wi.' cegah cica.
'jangan kasitau rendra yaa. Gua gamau dia khawatir.' pintaku pada cica dan yanne.
Rendra datang ,ia melihat ku sedang menangis.
'kenapa wi? Ko nangis?' selidik rendra.
'gapapa ko rend.' jawabku. Aku bangkit dan menghampiri rendra. Kami turun ,dibawah sudah ada ezra agung dan dika.
Dika menghampiri yanne ,ia bertanya apa yang terjadi.
Aku taktau apa yang yanne bicarakan pada dika.
Sebelum pulang ,biasanya kami bercanda atau apalaah.
Ada ezra ,agung ,dika pacar yanne ,aku ,cica ,yanne dan rendra. Biasanya juga ada fitri dan fajar ,mungkin mereka pulang duluan.
'lo abis nangis wi? Mata lo bengep.' tanya ezra.
'kga ,ngantuk gua. Heheee.' jawabku ngelantur.
'caa ,makan yook. Laper gua.' ajak agung yang sebenarnya mengajak smuanya.
'ogah ahh ,udah makan tadi. Perut gua masih penuh.' sahut ica menolak.
Tidak ada yang berminat dengan tawaran agung. Ia pun diam sajaa.
Bercanda ,tertawa dan lain sebagainya kami lakukan disini.
Tak terasa sudah pukul 5sore. Kami harus segera pulang.
Aku pulang dengan rendra ,yanne dengan dika karna kami searah.
Yang lain memisahkan diri.
Dijalan ,aku masih menangis. Karna pakai pelindung kepala ,kupikir rendra tidak melihat air mataku.
Sampai dirumah ku ,'jangan nangis terus dong bey ,ada apaan sih? Ampe ditangisin gituu?' tanya rendra.
'aku gapapa ko ,sakit mata mungkin.' jawabku datar.
'kenapa sih daritadi ditanya jawabnya gapapa terus? Sebenernya kenapa? Ko gamau crita ama rend si wi?' cerocos rendra sambil menggenggam tangganku erat.
'apa sih? Udahlah rend ,kamu pulang sana. Udah sore ,nanti mamamu cariin kamu.' jawabku mengalihkan.
'hh ,yaudahlaah. Aku pulang yaa.
Bye mylove!' pamitnya dan melepas genggamannya.
Rumah rendra sangat dekat denganku. Yaitu disamping rumahku ,hehee.
Kamar kamipun bersebelahan ,kadang aku bisa melihat apa yang ia kerjakan disana ,begitu juga rendra padaku.
Ia belum lama tinggal disini ,masih terhitung tetangga baru. Sejak tahun ajaran baru ,ia tinggal disini.
Itu sebabnya aku menjadi akrab karna sering pulang bersamaa.
Waktu itu ia belum menggunakan motornya itu kesekolaah. Naik angkutan umum dan kemudian jalan masuk ke gang.
****
besok pelajaran praktek multimedia seharian ,aku tidak belajar sajaa. Heheee. Mungkin rendra juga.
Jam menunjukkan pukul 7lewat.
'hmm ,biasanya si oncom udah nelfon. Tumben ,kemana yaah?' gerutuku.
Sambil menunggu telfon dari rendra ,aku merebahkan badanku dikasur. Aku teringat lagi dengan perasaan anehku ituu.
Ditempat lain ,yanne sedang telfontelfonan dengan rendra.
Aku tertidur ,sampai aku bangun pukul11 malam saat ku dengar telfongenggamku berbunyi. Ada pesan singkat ,itu rendra.
'my princess ,don't be sad anymore. Really ,i hate myself if i know that i'm a troublemaker and you cring me.
I still here ,don't make your eyes looks bad.
By my love to you ,i'll do my best.
Night ,mylittle yellow fish.
Love you lot.'
aku hanya terdiam dan termenung membaca pesan singkat ini. Kenapa ia tibatiba bicara seperti ini? Aku merasa aneh ,karna sedaritadi juga ia tidak menelfonku atau sms ku.
****
Tadi malam aku bisa tidur ,alhamdulillah. Tapi hatiku belum tenang juga ,masih terus mencari penyebab kegelisahan ini.
'bey ,aku udah didepan ni.' bunyi pesan singkat dari rendra.
'aku berangkat yaa ,assalamualaikum!' pamitku pada smua.
Aku berangkat seperti biasa. Kali ini aku bisa menyembunyikansmuanya didepan rendra. Aku memasang wajah seperti biasa.
Dalam hati ,aku sangat ingin sekali menangis.
Karna ini hari jum'at ,sluruh siswa muslim lakilaki wajib untuk mengikuti shalat jum'at disekolah. Dan siswa muslim perempuan mengikuti acara mentoring di aula.
Kali ini mentori membahas tentang takdir Allah ,tentang ajal ,rezeki ,jodoh dan lainya.
Aku dan yanne memperhatikan dengan baik.
'tidak ada yang tau kapan waktu kita didunia ini akan habis. Bisa saja sekarang kita masih bisa berkumpul ,tapi besok salah satu dari kita telah tiada.
Atau mungkin pulang sekolah nanti tibatiba terjadi sesuatu dan ternyata itu waktu terakhir kita.' ujar bu maya ,pemberi materi kali ini.
Tibatiba air mataku meleleh lagi ,tak sanggup aku menahannya. Dan sampai acara slesai pun aku masih menangis.
'yann ,gua takut banget nii!' bentakku pada yanne.
'udah wi ,nangis terus. Takut kenapa sih!' sahutnya.
Rendra ezra dan dika menemui aku dan yanne dilantai 2. Cica dan agung masih mentoring agama kristen.
Rendra langsung menghampiri aku yang masih terus menangis.
'wi ,jangan nangis terus dong. Rendra ada disini ,wi gausah takut. Istigfar wii..' kata rendra menenangkan ku.
'astagfirullahaladzim..' aku terus saja berIstigfar dan masih menangis.
****
bell pulang berbunyi. Kali ini rendra mengajakku langsung pulang ,ia tidak mau melihatku terus menangis. Seperti biasa ,aku diantar pulang oleh rendra dan yanne diantar dika.
Cica ,agung ,ezra ,fitri ,fajar ,dan dita masih disekolah.
'rend ,aku sayang sama kamuu.' kataku yang masih ketakutan.
'aku juga. Wiwi gausah takut yaa ,gaakan terjadi apapa ko. Rendra masih disini. Semalem aku telfon yanne dan tadi aku juga tanya sama dia ,kenapa kamu jadi aneh. Gausah takut deh wi. Klo pun itu bener terjadi ,kamu harus iklas. Biarpun aku gaada ,kamu harus terus semangat. Gaboleh sedih. Dan biarpun aku gaada ,aku akan terus jagain kamu darijauh. Kamu gaakan sendirian.' jelas rendra yang semakin membuat ku kacau.
'pokonya kamu gabolehpergi rend. Aku gamau.
Udah ahh ,aku gamau bahas lagi. Ayoo pulang ,yanne sama dika udah nungguin didepan.' kataku.
Diparkhran ini hanya ada aku dan rendra.
Ia mencium keningku dan memelukku.
Aku terdiam.
'buruan kek ,neng. Lama banget.' teriak yanne.
Dimotor ini ,aku memeluk rendra lebih erat dari biasanya. Dalam hati aku terus berdoa.
****
Tibatiba aku berada diruangan yang sepi. Tak ada seorangpun. Aku mencari rendra.
Aku berhasil menemukannya. Ia menghampiriku ,memelukku erat dan mencium kening ku tanpa berkata apapa.
'rend.' ucapku.
Ia hanya tersenyum.
Perlahan ia pergi menjauh ,aku terdiam.
Ia pun takterlihat lagi ,aku mencarinya diberbagai sudut angin.
'rendraaaaaa!' teriakku.
Aku terbangun. Ternyata tadi hanya mimpiku.
'wii ,udah siuman lo.' kata ezra. Ia ada disamping pembaringanku.
'gua dimana?' tanyaku.
'dirumah sakit wi ,tenang dulu yaa. Istirahat ajaa.' jawab ezra.
Masuk lah cica dan yanne kedalam ruangan sambil menangis.
'lo gapapa kan wi?' tanya yanne panik.
'gapapa apanya? Ada apa sih?' tanya ku bingung sambil bangkit.
Kepalaku sakit ,dililit perban. Aku baru sadar.
Tanganku juga diperban dan sulit digerakkan.
'udah berapa lama gua pingsan?' tanyaku pelan.
'2hari wi.' jawab ezra.
'rendra mana?' tanyaku pelan.
Tak ada yang menjawab.
'rendra mana?' sekali lagi.
'RENDRA MANA?!!' gertakku.
'Tenang dulu wi.' jawab yanne.
'tenang gimana sih? Rendra mana?' gertakku lagi.
Dika datang membawakan kursi roda untukku. Mereka membawa ku kesebuah ruangan.
Disana terbaring rendra yang sangat lemah. Ia masih belum sadar juga sejak kejadian itu.
Aku menangis sejadijadinya.
'rend ,bangun sayang.' bisikku sambil menggenggam tangannya yang dingin.
'ko diem aja rend ,ayo bangun. Aku mau bicara sama kamu.' bisikku.
Tidak ada respon darinya.
'maaf ,tolong kosongkan dulu ruangan ini. Pasien perlu istirahat.' kata seorang perawat rumah sakit ini.
Kami keluar ,menuju taman rumah sakit. Smua terdiam.
'ada yang bisa jelasin gaa?' tanyaku pelan sambil menangis.
'kendaraan yang rendra bawa waktu pulang sekolah nabrak sebuah mobil. Yang gua liat lo langsung gasadar wi ,rendra masih sadar sambil terus megang tangan lo sebelom akhirnya dibawa kesini. Dijalan ,rendra gasadar. Sampe sekarang..' jelas dika.
Aku masih menangis.
'kata dokter dia kenapa?' tanyaku lagi.
Mereka berpandangan ,tak ada yang menjawabku.
'yaa ,gua tau sekarang.' kataku melihat respon mereka seperti itu.
Smua terdiam.
****
keesokkan harinya ,dipagi hari. Tak ada yang menjagaku dikamar. Aku bangkit dan keluar menuju kamar rendra.
Kulihat sudah tidak ada penghuni. Aku bingung ,dan kembali kekamarku.
'rendra kemana?' tanyaku pada yanne dan dika yang baru saja datang. Mereka bilang rendra sudah cekout.
'yaudah ,gua juga mau pulang.' pintaku.
Setelah beresberes ,aku diantar pulang kerumah rendra. Kulihat sangat ramai.
'ada apa sih?' batinku.
Smua orang berpakaian hitam ,aku jadi semakin bingung.
Aku bertemu dengan cica dan fitri. Mata mereka dipenuhi air mata ,walaupun ditutupidengan kacamata hitam.
'kalian kenapa?' tanyaku bingung.
Aku masuk. Kulihat mama rendra sedang menangisi seorang pria yang sudah terbujur kaku.
Aku menghampirinya. Ku lihat.
Oh tidak!!!
'rendraaa!!' teriakku memanggilmanggil namanya. Ternyata rendra sudah berbaring lemah takberdaya.
'rend ,bangun rend!!' kataku yang masih tidak percaya.
Aku hampir pingsan melihatnya. Daribelakang ,billy yang baru datang memelukku sambil berkata 'rendra pasti gasuka klo lo nangisin dia wi ,sudah.'
billy ,mama dan papaku baru tiba dijakarta setelah beberapa hari berada diluar kota.
****
setelah penguburan slesai ,aku masih duduk disamping pusara rendra sendirian sebelum akhirnya billy datang menyuruhku pulang.
Beberapa hari setelah itu ,aku kembali menemui rendra.
'rend ,ternyata benar apa yang kurasain slama ini. Sekarang kamu udah gaada ,tapi kamu udah janji buat jagain aku terus. Aku sungguh kehilangan kamu. Sekarang aku sendirian lagi. Rend ,suatu saat aku pasti susulin kamu disana. Tunggu aku yaa..
walaupun kamu udah gaada ,aku bakal terus sayang sama kamu rend. Aku kangen sama kamu. Aku cuma bisa berdoa ,smoga aku bisa ketemu kamu lagi dihari yang akan datang dimana kita akan terus bersama.
Rend ,aku sangat sayang sama kamuu. Namamu akan slalu ku ukir dalam hatiku. Tempatmu takkan tergantikan dihatiku ,walaupun aku harus menjalani ikatan yang lain. Smoga Allah memberikan tempat terbaik untuk orang sebaik dirimu rend.' kataku sambil menagis.
****
sekarang ,aku pun menjalani harihariku seperti biasa. Walapun kini gaada lagi celoteh dari rendra yang stiap hari menemaniku. Namun masih kudengar canda tawanya ,ketika aku berkumpul dengan yang lain seperti biasa.
Mungkin rendra ada disampingku ,ikut tertawa seperti biasa. Harum tubuhnya masih kurasakan jugaa.
Rendraaaaa ,namamu tak ada habisnya. Aku masih terus mengingatmu dan smua yang kita lalui bersama. Smua kasih mu tak akan kulupa sampai aku akan menemuimu nanti.
Love you ,rendraaa..
***********************
the end.

Minggu, 22 Agustus 2010

fall for you

Pagi itu disebuah sekolah.
'syafaaaa ,gua dong satu bangku sama kakak iqbal!' pamer fifi pada syafa.
'ah curang lo fi! Gua aja deh yang duduk sama dia fi.' jawab syafa.
'manaa boleeeh! Bilang sana sama bu yenni.' tolak fifi.
Aku hanya gelenggeleng kepala mendengar percakapan mereka.
Bell masuk pun berbunyi.
Aku masuk ke ruangan 14. Ruangan terakhir.
Aku ,syafa ,dan anggi satu ruangan. Sementara fifi dan widia terpisah diruangan 13.
Hari ini akan diadakan ujian semester I.
Karna kami adalah kelas x.mm ,maka kami ditempatkan satu ruangan dengan kelas xi.tr2.
Anggi duduk sebangku dengan ka rossa.
Aku dan syafa belum tau duduk sebangku dengan siapa.
Hari ini ujian agama ,fisika dan pkn.
Kaka kelas xi masih belum duduk tertib ,mereka mengintip siapa pengawas ruangan ini didepan pintu.
'eheh ,itu ada pakheru.' teriak salah satu dari mereka ,taktau siapa namanya.
muanya panik duduk karna pengawas hampir tiba.
Ternyata syafa duduk dengan ka rizky dan aku taktau nama orang disebelahku ini.
Bell istirahat berbunyi.
Aku syafa dan anggi menemui widia dan fifi diruang 13.
'syaa ,enak deh duduk sama ka iqbal. Haha' pamer fifi lagi.
'fi mah norak ni!' sahut syafa.
'eh masa tadi kocak deh ,dia hampir ketauan nyontek sama bu hasni' kata fifi.
Sementara mereka asik ngerumpi ,aku asik baca buku pkn.
'yaampuun! Hahaa ,dasar siganteng! Jadi makin suka deh. Terus sekarang orangnya manaa?' cloteh syafa.
'ke kantin mungkin ,gatau dah.' jawab fifi.
Dulu pernah ,pelajaran kkpi kami digabung dengan kelas xi.tr2. Itu pertama kalinya syafa melihat iqbal.
Syafa sangat mengagumi iqbal sampai sekarang.
Karna kelas xmm dan xi.tr2 jauh terpisah membuat syafa jadi kangen sama iqbal. Nah sekaranglah jadi seperti tergila karna paras ka iqbal yang memang tampan.
Sementara syafa menyukain ka iqbal ,fifi kagum dengan kadika yang duduk dengan widia. Dan anggi justru menyukai karizky yang duduk dengan syafa.
Rizky iqbal dika memang berteman. Kata syafa ,orang yang duduk disebelahku juga teman iqbal.
'Itu raa ,namanya sigit. Dia yang duduk sama lo kan?
Eh ,Iqbal sama tementemennya gantengganteng smua yaa?' kata syafa padaku saat pulang sekolah melihat iqbal dan temantemannya.
Aku hanya senyum.
Mereka memang memiliki paras yang tampan ,tapi entah mengapa aku tidak tertarik pada salah satu diantara merekapun.
Bukan aku belagu ,tapi aku memang tidak merasa mereka lebih tampan dari fabregas idolaku. Hehehee
'eh enak ga duduk sama sigit?' tanya syafa.
'ah biasa aja. Dia diem aja gamau nyapa gua. Hehee ,pengen disapa banget gua.' jawabku.
Kami pun pulang kerumah masingmasing.
Aku syafa dan widia searah ,sisanya mencar.

***
'tau ah ,nyebelin banget tuh orang. Sial.
Kok lo tau syaa?' sahutku.
'iyaalah ,scara gua duduk di belakang lo. Ah ,gimana sih!' jawab syafa.
Akupun mencritakan tragedi kepentok meja tadi.
'terus tadi juga dia malah bilang sama gua gini
~eh bisa ga sih ga nyontek sama gua?~' kataku sambil memperagakan tingkah sigit saat ia menuduhku menyontek tadi.
'hahaa ,dasar oneng. Adada aja. Emang pelajarannya sama apah!' sahut syafa.
Bell masukpun berbunyi.
Kami duduk ditempat masingmasing.
Sekarang ujian senibudaya ,gambar.
Sigit yang berada disebelahku ini tidak bisa diam dan grasahgrusuh.
Sepertinya ia panik mencari sesuatu.
Aku mengeluarkan tempat pensil yang berisi alatalat perang melawan ujian gambar ini.
Hmm ,sepertinya aku tau apa yang sedang sigit cari. Mungkin ia mencari pensilnya.
'kaa ,mau pinjem pensil aku gaa?' tanyaku baikbaik.
'gausah sok baik deh. Gua bisa pinjem sama oranglain.' jawabnya jutek.
Senyum kecut kupasang 'yaudah sih gausah jutek gitu jawabnya.' gerutuku dalam hati.
'woy ,ada bu luk!' teriak seseorang yang mengintip didepan pintu.
Aku buruburu duduk ditempat duduk ku. Sigit juga ,dia malah mendorongku sampai kakiku kepentok meja.
'aduh!' keluhku.
Ia membuatku jengkel.
Ini sakit. Bahkan bukannya minta maaf ,dia malah marah padaku.
'eh ,geser dong!' ujar sigit.
***
'raa ,tadi kenapa sama sigit? Berantem?' tanya syafa saat istirahat.
'raa ,mau ikut gaa?' sambut syafa saat aku kembali dari kantin.
'kemanaa?' tanyaku.
'kita mau ngikutin iqbal sampe rumahnya ,biar tau rumahnya dimana. Hehee.' jawab syafa.
'ikut aja ra ,oke! Ayoo cabut.' seret fifi.
Akupun terpaksa ikut.
Kami naik metromini 58 ,turun di depan gang delima. Dari belakang aku fifi syafa dan anggi mengikuti arah iqbal.
Rumahnya agak jauh ,masuk beberapa gang.
Ternyata rumahnya di teratai putih.
'kenapa ga turun didepan gang rumahnya dia ajaa? Bikin cape.' keluh anggi.
Ternyata ada rizky dirumah iqbal.
Kami mengintip dan mencuri dengar percakapan mereka dibalik tembok rumah iqbal.
Rumah iqbal berada didepan gang.
'yah kirain sigit bareng sama lo.' ujar rizky.
'yaudah gua jemput aja dah tuh anak.' sambungnya lagi.
Rizky langsung menyalakan motornya.
Ia berjalan menuju kearah kami menguping.
Fifi anggi dan syafa langsung kabur duluan karna panik ketauan.
Aku ditinggal dan lari belakangan.
'bruuk! Aduuh!' aku langsung terjatuh tersungkur. Seseorang menabrakku.
'aduuh! Sakit..' keluhku sambil bangkit dan membersihkan lututku yang terluka.
Orang yang menabrakku ini diam saja. Ia bengong.
'ngapain larilarian disini?' tanyanya.
Aku menengoknya.
'...' aku terdiam.
'oh myGod! Sigit!' umpatku dalam hati.
'iqball!' teriaknya memanggil iqbal. Aku panik tak karuan ,ingin kabur tapi tertahan kakiku yang sakit.
Iqbal datang menghampiri kami yang berada disamping rumahnya.
'loh? Sigit? Kenapa ini?' tanya iqbal bingung.
Kemudian iqbal membantuku berjalan ,ia mengajakku kerumahnya. Aku menolaknya. 'gua pulang aja.' kataku menolak.
'gaboleh ,bersihin lukanya dulu dee.' cegah iqbal.
Sementara ia membersihkan lukaku ,aku memikirkan temantemanku yang entah kemana.
'aww!' keluhku kesakitan.
'lagi ngapain sih disebelah rumah kaka tadi? Terus tementemennya mana? Kayanya tadi sama tementemennya deh.' cerocos iqbal.
Ku keluarkan senyum kecutku lagi. Dan hanya menelan ludah tidak bisa menjawab iqbal.
Tak lama rizky dan dika tiba.
Mereka bingung melihatku ada disini.
Iqbal menjelaskan smuanya pada rizky dan dika.
'dee ,rumahnya dimana emang?' tanya rizky.
'dibuaran kaa.' jawabku singkat. Dalam hati aku masih takut.
'mau kaka anterin sekarang atau nunggu kita slesai belajar dulu sekalian keringin lukanya?' tanyanya lagi.
Aku meminta dipulangkan sekarang.
Rizky mengantarku sampai depan rumah.
'salam sama mamanya yaa de.' pamitnya.
***
'raa ,kemarin maaf kita ninggalin lo. Abisnya nanti kita smua ketauan. Maaf yaa.' ujar syafa pagipagi saat ia baru tiba disekolah.
'ia gapapa syaa ,gua ngerti kok.' jawabku.
Kemudian aku mencritakan kronologi kejadian kemarin.
'hah? Berarti dia tau dong kita ngikutin dia? Ah gawat!' cerocos fifi.
Aku hanya diam.
Bell masukpun berbunyi.
Kami masuk keruangan masingmasing.
Aku masih jengkel dengan sigit. Sampai sekarang ia tidak juga meminta maaf padaku ,padahal sudah 2x ia mencelakakanku.
Hari ini ujian matematika b.indonesia dan b.inggris. Pengawasnya pak sugeng.
'eh ,kerjain soal gua deh. Lo pinter kan?' suruh sigit.
'apapaan ini? Masa gua malah ngerjain ujiannya dia sih?' gerutuku.
Mau takmau aku mengerjakan soal milik sigit. Saat sedang asik mengerjakan ,tibatiba pak sugeng menarik kertas sigit.
Aku kaget sekali.
'kamu kenapa mau disuruh sama dia?' interogasi pak sugeng pada ku.
Aku diam tidak bisa menjawab.
'saya yang paksa pak!' potong sigit.
Diruang BK ini ,aku dan sigit diinterogasi karna aku tertangkap basah sedang mengerjakan soal ujian milik sigit.
'bukan salah dia pak ,saya yang salah.' jelas sigit.
Sebagai hukumannya ,sigit mengerjakan ulang ujian matematikanya diruangan ini. Sementara aku ,berjemur dan menghormat pada bendera merahputih dilapangan yang terik ini.
'gua lagi yang kenaa! Sial sigit!' gerutu ku.
'braaak!'
sigit memukul mejaku. Aku kaget bukan main.
'eh ,ceroboh banget sih lo! Gitu aja ketauan!
Gua jadi disuruh ngerjain ulangkan!
Untung gua pinter ,bisa ngerjainnya! Tapi tetep aja tangan gua pegel!' cerocos sigit padaku.
Aku benarbenar jengkel dibuatnya ,habis kesabaranku.
'eh ,lo pikir gua bebas hukuman! Masih mending lo ngerjain ulangnya diruangan berAC ,nah gua dijemur sambil hormat!
Mau pingsan rasanya gua kaa!' sahutku takkalah nyolot.
Sigit diam.
Aku menang.
'eeeeeng.. Itu mah derita lo!' sahutnya kemudian.
Aku benarbenar benci padanya. 'Ahh ,kenapa aku harus sebangku sama kaka kelas seperti dia?' umpatku.
Saat pulang ,aku mencritakan smuanya pada syafa fifi anggi dan widia.
Merekapun jengkel pada sigit.
'ih cakepcakep ngeselin!' komentar syafa.
'bukan masalah cakepnya syaa ,dia itu phsyco!' sahutku.
Keesokan harinya aku berniat untuk menganggap sigit tidak ada.
Sama sekali tak aku tegor dia.
'eh pinjem tip-x dong!' pintanya.
Aku hanya diam. Purapura tidak mendengar.
Sekali lagi ia meminta.
'eh pinjem tip-x dong!'
duakali. Tigakali.
Aku benarbenar diam.
Ia jengkel padaku.
Bell istirahat berbunyi. Aku keluar ruangan.
Iqbal menghampiriku.
Ia bertanya apakah luka pada kakiku sudah sembuh.
'sudah kaa ,makasih yaa pertolongannya waktu itu.' jawabku.
Ia hanya mengangguk.
Sambil tersenyum ,aku berjalan meninggalkannya.
Aku menghampiri temantemanku.
Baru saja dateng ,mereka sudah menodong crita padaku.
'tadi ngediemin sigit? Hahaaa ,parah lo raa!' kata syafa sambil memukul pundakku.
Aku hanya tersenyum menang.
'kasian raa dicuekin begitu.' komen fifi.
'hahaaa ,biarin aja fi. Lagian gua sial mulu ama dia.' jawabku.
Aku tertawa bercanda dengan temantemanku hingga akhir istirahat.
Aku menengok kearah jendela dekat ruangan 14 ,kulihat sigit sedang bengong.
Sadar aku melihatnya ,diapun mengalihkan pandangan.
Aku pulang sendiri ,tidak bersama syafa dan fifi. Mereka masih disekolah.
'ahh tidak!' keluhku. Aku semobil dengan dika ,teman iqbal.
'hy..' sapa dika.
Dika adalah ketua osis sekolahku.
Aku menengok kearahnya ,tersenyum dan mengangguk.
'rumahnya dibuaran juga? Dimananyaa?' tanya dika basabasi.
Aku mejelaskan alamat rumahku.
'oh ,gabegitu jauh dari rumah kaka. Tapi kok kaka gapernah liat kamu yaa?' tanyanya.
'aku jarang keluar kaa.'
Sampai depan rumah ,aku ka dika mengajakku bareng.
'oh ,ini rumah kamu. Kapankapan bisa pulang n berangkat bareng dong yaa?' tanya dika basabasi.
'okee kaa.' sahutku.
kemudian aku masuk kerumah sementara ia terus jalan pulang.
Aku belajar untuk ujian besok ,hanya mereview saja.
Hmm ,tibatiba aku teringat dengan kejadian tadi saat aku tidak sengaja melihat sigit memperhatikanku.
Aku jadi ge-er sendiri.
Hehee.
Kemudian iqbal yang menolongku dan menanyakan keadaan luka itu.
Dan dika yang tadi mengantarku pulang dengan alasan ingin tau dimana rumahku.
'kenapa jadi pada deket ama gua yaa? Ahh ,cuma karna mereka seruangan mungkin.' pikirku.
Tibatiba 'kakaaa!' teriak seorang bocah lakilaki memanggilku.
'ahhelah ,gabisa banget liat gua asik tuhanak.' gertuku.
Mulki adikku ,memang sangat menjengkelkan. Ia suka sekali menggangguku.
'anterin aku beli nasigoreng kopral!' pintanya.
Aku mengantar mulki kedepan gang membeli nasigoreng langganan kami ,namanya kopral.
'dua ya ,kaya biasa aja.' pesanku.
Aku duduk menunggu pesanan.
Tak lama hapeku bergetar.
'hy..' begitu isinya. Sender tidak ku kenal.
Kubalas 'siapa?' .
Ia malah bertanya balik 'lo yang siapa?'
aku jadi bingung ,ku balas. 'loh kok tanya balik? Lo yang sms gua duluan. Lo siapa?'
'gua nemu secarik kertas ditas gua. Isinya nomer lo. Nah ,gua tanya lo siapa?' balasnya.
'hah? Tau ahh ,gajelas lo.' balasku singkat.
'eh jawab dulu lo siapa ,janganjangan lo temen gua lagi..' balasnya.
Aku diam ,tak kubalas. Tak lama ,hapeku bergetar lagi. Kulihat ada sms dari nomer yang sama.
'eh sok banget sih lo ,ditanya baikbaik malah begitu!'
'rara.
Gua raraaa. Anak smkn 7 kelas xmultimedia.' balasku.
Ku tunggu balasan. Tak ada balasan. Sampai pesananku tiba ,belum dibalas juga.
Aku pulang ,makan dirumah.
Saat asik makan ,nomer yang tak kukenal tadi sms lagi.
'astagaaa ,lo ade kelas gua yang paling ngeselin ternyataaa.'
buruburu kubalas 'emang ini siapa?'
ia balas 'SIGIT HUTAMA PUTRA.'
aku kaget.
Keceplosan aku balas 'kenapa harus lo sih!'
Ia kesal dan membalas.
'ih sok banget sih lo!'
tak kubalas ,aku malas.
'eh ,ko gabales?'
slesai makan ,tak lama aku tidur dan tak membalas sms sigit.
***
ini hari keempat ujian. Berarti besok hari terakhir.
Ketua kelas xmultimedia masuk keruangan ku dan memberitau kisikisi ujian multimedia besok.
Smua anak kelas xmultimedia berkumpul.
Dan untuk kedua kalinya aku menangkap mata sigit yang aku katakan "terpesona" padaku.
Aku purapura tidak melihat.
'tiara ,udah belum?' tanya bu tien ,pengawas ruangan.
'iya bu.' aku maju mengumpulkan jawaban dan soal ujian. Tibatiba bu tien merangkulku.
'tiara ini si anak penurut. Kalian kelas xi juga bisa contoh dia.' jelas bu tien.
Aku hanya tersenyum.
'hahaa ,apa yang jadi contoh bu? Dia kan anak kecil bu.' ceplos juned kaka kelas xi.
Mendengar celetukan kajuned ,yang lainpun ikut tertawakan aku.
Bu tien hanya geleng kepala.
Aku kembali ketempat dudukku sambil cemberut. Sigit meledek ku. 'eh anak penurut ,kerjain nih soal gua! Hahaa.' ucapnya puas.
'gua benci sigit. Dasar annoying!' gumamku dalam hati.
Hari ini aku pulang sendiri lagi karna yang lain masih betah disekolah.
Aku naik angkot langganan bernomer 25 rawamangun-pondokkopi.
'hh ,untung gabareng ka dika lagi. Repot.' girangku dalam hati.
Aku jadi smakin berpikir ,sejak kapan jadi mendekat sama iqbal dkk. Padahal sebelumnya aku tidak perduli akan ketenaran mereka dan tidak kenal mereka.
Sampai dihalte buaran I ,aku turun dan jalan perlahan.
'heh cill ,awas diculik.' ledek seseorang dibelakangku.
Aku menengok ,dibelakang ada iqbal dan sigit.
'hy dee ,ko belum pulang?' sapa iqball.
'ni mau pulang kaa ,kaka berdua mau kemana?' tanyaku.
'mau kerumah temen ,dika. Kenal dika?' sahut iqbal.
Kami bercakapcakap dijalan sampai rumahku.
'oh ini rumahmu dee. Yaudah ,kita duluan yaa.' pamit iqball.
Daritadi sigit diam ,aku hanya mengobrol dengan iqbal.
'pantes gaketemu ,dika sakit.' batinku.
'woy anak penurut! Hahaa.' isi sms dari sigit.
'puaspuasin ngatain gua deh kaa.' balasku.
Ia terus mengejekku.
Ah aku kesal dan tak kubalas lagi smsnya.
'dasar annoying!' teriakku dikamar.
'woy cill ,kenapa gabales lo?' smsnya lagi.
Aku tinggal tidur saja karna besok harus bangun lebih awal karna aku piket.
Berniat datang pagi malah datang terlambat ,tidak piket dan ujian hampir dimulai. Aku hampir tidak diijinkan masuk.
Belum berenti kesialanku 'hey ,cuma kamu doang yang gabawa kartu peserta. Turun kamu minta surat keterangan dipiket.' teriak bu indri.
Ditambah lagi sigit yang daritadi malah tertawakan aku.
Selesai mengerjakan ujian teori animasi ,tibatiba bu nanik memanggilku kedepan.
'eh tiara ,sini kamu.'
kaget ,aku agak takut maju.
'apa lagi ini? Hh..' batinku.
'kamu keterlaluan yaa. Bisabisanya nilai bahasa indonesia kamu ngalahin anak didik ibu. Kamu wali kelasnya kan bukan ibu!' ocehnya.
Aku hanya diam saja.
'nilai bagus malah diomelin? Bunuh diri juga dah gua.' gerutuku.
Aku kembali ketempat duduk. 'sial banget sih harihari lo.' ejek sigit.
Aku cemberut saja.
Akhirnya slesai juga hari ini. Ujian slesai dan smoga kesialan slesai.
Aku langsung pulang naik 25. Ah tidak ,aku semobil dengan sigit.
'pasti gua sial deh. Hhh..' batinku.
Benar dugaanku. Uangku hilang!! Bagaimana aku bisa turun dari sini? Dimobil yang kukenal hanya sigit dan tidak mungkin aku meminjam uangnya.
Aku panik ,bahkan tak bisa menelan ludah.
Didepan ,gang rumahku sampai. Aku bingung mau bayar gimana. Sigit turun duluan. 'dua yaa bang ,sama yang belakang.' ujarnya saat bayar ongkos sambil menunjuk ku.
'aku?' heranku.
Agak kedepan sedikit aku turun ,abangnya langsung jalan.
Aku jalan sambil keheranan memikirkan kejadian tadi.
'darimana dia tau klo aku tidak punya ongkos karna uangku hilang dan dompetku ketinggalan?'
...
'gamungkin dia yang ambil uangku.'
...
'kecill!' sapa seseorang.
Sigit?
Dan dengan agak malu aku mengucapkan terimakasih atas tadi.
'tadi gua liat lo bingung ,gua pikir karna uang lo gaada. Yaudah gua bayarin ,tapi lupain aja.' jelasnya.
Aku tersenyum.
'eh tau gaa? Masa gua suka sama lo cill. Tapi itu terserah lo mau jawab atau ga. Soalnya gua yakin lo pasti benci sama gua dan nganggep gua pengganggu.
Pengennya sih lo jadi pacar gua cill. Tapi gua gamaksa kok.
Klo lo ngijinin ,kasih deh kesempatan buat gua pedekate ama lo. Hehee.' cerocos sigit tanpa dosa.
Aku diam keheranan mendengarnya berkatakata barusan.
Oh aku senang ,tapi aku tidak menyangka ia menyukaiku.
Aku bingung mau jawab apaa.
...
'boleh tanya git?'
'apaa cill?'
'lo suka doang atau sayang?'
'hmm ,kayanya gombal banget deh klo gua bilang sayang ama lo. Gua suka. Tapi itu bisa merubahnya jadi sayang klo ternyata gua makin kenal ama lo. Kenapa emang?'
'gapapa. Ko bisa suka ama gua?'
'gatau gua juga. Mungkin karna lo lucu dan nyenengin.'
'lucu dan nyenengin? Kayanya gua jutek deh ,apalagi ama lo.'
'ga kok. Lo jutek karna emang gua yang ngeselin. Gua sering juga ko perhatiin lo ama tementemen lo.'
***
sebulan kemudian ditanggal yang sama.
'aku bingung ,kenapa bisa secepet ini ngalirnya perasaan aku ke kamu. Baru juga sebulan kita jadian ,tapi aku udah sayang sama kamu. Raa ,aku mau tanya. Kenapa waktu itu kamu bisa langsung terima aku? Padahal kamu kayanya benci ama aku.' ujar sigit padaku.
'yaa. Walaupun aku awalnya benci sama kamu karna tingkah kamu. Tapi denger katakata kamu aku langsung luluh ,hahaaa.' jawabku.
'loh aku waktu itu bukan ngegombal raa.'
'iyaa tau ,justru aku suka orang yang kaya kamu. Gamaksain buat gombal dan hahaa ,sama sekali garomantis. Tapi aku sukaa. Dan sejak saat itu aku tau smuanya. Karna kamu juga peka waktu aku panik. Bukan karna apapa ,aku galupain kejadian itu karna saat itu keliatan smua sifat asli kamu. Makanya aku terima kamu.' jelasku.
'raa ,mau kan berusaha barengbareng buat jaga hubungan kita? Aku sayang sama kamu.
Gamau aku janji buat slamanya sama kamu ,tapi aku berusaha. I falling for you.'
'i think i love you.' :)
***
end

Minggu, 02 Agustus 2009

Tntangmu & tntangku .

*kstianku sprti matahari mnyinari bumii .
+kstianku sprti mlm mnggantikan bulan .
*kcintaanku bgai bulan mnyayangi mlm .
+kcintaanku bgai bintang mnemani bulan .
*tapii ak sprti matahari merindu bulan ,sprti siang brtmu bulan .
+tapii ak sprtii pasirr d pantaii mrindu ombakk ,sprtii bunga mngharap sang kumbang .
*cinta takk prlu d pijarkan ,tp drsakn hngga brkumpul d hati mnorehkan warna dlm jiwa .
+cinta mmang tak prlu d pijarkan ,tp drsakn . namun cinta jg btuh pngungkapan ,bkn kbisuan yg hnya mnelan luka d jiwa .








ILYSM !

Sabtu, 20 Juni 2009

"bawell lo ahh !"

Dreeet… dreet…. Dreet…
Sudah pukul 8 pagii ,ak blum bngun jg . handphone ku yg ku ltakkan d meja d smping kasur ku bunyi .
“hoammp !
Cpah sii yg pagii.pagii gne nlvn ? gag tao ap gue lg tdr ?
Ap coba mao`a ?” jengkelku .
“halo !
Nyil ,lama bnget lo ngangkat`a ? darii td ke` .
Nyil ,lo dmanh sii ? gue uda d dpan hum lo …” oceh seseorang d ujung tlvn sana .
“hah ? dpan hum gue ?”triakku smbil loncat .
“ett dahh …
Lo gag usa treakk cuka !” jwb`a .
Kmudian ak kluar dngan keadaan rambut brantakan .
“rambut lo knp Nyil ? mao jd rocker jg lo !
Ahha !” sambut Vino .
“ngoceh ae lo keak bebek !
Ude ayo msuk !” jwbku stay cool .

***
“sjak kpn lo ad d jkt ?” tanyaku saat bru slesai mandii .
“sjak tadii ! lgyan lo gue tlvnin kga d angkat.angkat . cape tao gue .
Abiss solat subuh ,lgsng ngegas gue . gue jg lgsng ksne ,blom k ruma bu`de gue ne .” jwb`a .

***
Sjak kdtangan`a ituu ,Vino tdk ad lg kbar`a .
“jngankan nlvn ,sms aj gag ! ap lg k hum gue ! gag akn dehh ! “ grutu ku .

***
Vino ,dy tman smpku .
Sjak klas 2 smp ,kamii b`ada d klas yg sm . dlu ,ak & Vino tdk akrab . kamii sk saling mledekk . tp ,skrng kamii sudh sngat akrab . dan bhkan iia sudh sprtii abngku sndrii . ituu krna wkt ituu dy sms ku ,dan kamii jd sring b`crita lwat sms .
Dlu ak pny sahabat ,Ian nma`a . Ian jg tman baik Vino . ak sngat akrab dngan Ian ,kamii sdah sprtii saudara .Tp ,skrng Ian tlah tiada . dan s`olah.olah Vino dtng untk mnggntikan`a .
Stlah kamii lulus ,Vino pndh k Bogor dan tnggal brsma Mama`a . jika libur skolah yg lumayan lama ,ia main k jkrt dan mnginap d rumah bu`denya .

***
Slsai mkan mlm ,ak msuk kmar . ku priksa hp ku . ad 1 sms dr nmer yg tdk ku knal .
“Nyil !” bgtu isi`a . lalu ku balas .
“nyauut ? nape ? tmben lo sms gue lg ? gue qrain uda lupa lo am gue ,mntng.mntng d jkt .. pk num cpah lo ?”
Ituu pastii Vino ,ak tau . krna hny Vino yg mmnggilku dngan sbutan ‘Unyil’ .
Kmudian ak dan Vino smsan . dan trnyata ituu num bru Vino ,krna num`a yg lma kblokir .
“Nyil ,bsok nntn yo ? ntar gue knaln cwe gue dhh …” sms Vino .

***

Ak dan Vino janjian untk ktmu dsni . ak mncarii`a …
“Vino !” triakku mmangil`a stlah mnmukan`a .
“sinii Nyil !” sahut`a .

Ak mnghampiri`a ,ku lihat iia hnya sndrii .“manh cwe lo ?” sambutku .

“bawell lo ahh !”jwb`a mmbentakk .

***

Ak blum jg mndpatii waniita ituu smpaii akhirr nntn .“tao tuu … sampernn ajj yoo d taman . dya lg am tmen`a ,cwo lg !”seruu`a .

Stalh tiba d taman ,“mane ? Kga ad ..

Ohh ,bocahh yg tuu ? ap nyokap`a tuu ?

Wahh ,,jdii slam ne lo uda jd bokap.bokap yee ?

Ahha !”ledekku stlah mlihat skliling taman .

”baweell lo ahh !” bntak`a .

Ak pun trdiam mndngar bntakan`a ituu .

“tnggu yee !”seru Vino yg kmudian mnghilang .

***

Sudah stngah jam ak mnunggu Vino ,Vino blum jg kmbali . “Vino ! dmanh lo ?

Nyolot bnget lo inggaln gue ! mntang.mntang ad cwe lo !”triakku mncarii Vino . takk lama Vino pun muncul .

“sini dehh Ra !” ajak Vino . lalu kamii b`2 duduk d bangku taman . ”hmm ... Ra ,lo knp sii ?”tnya`a pelan .

”knp paan ? mane cwe lo ?ak dr td gue gag nglyat cwe anehh keak`a .”jwabku nyolot .

”bawell lo ahh !” bntak Vino . ”Rra ...”sapa Vino pelann .

”ape ?” sahutku nyolot . ak sngat ksal dngan Vino krna tdii iia mmbntakku .

’Raa ...”pnggil`a lgii .

”ape sii ?”jwb ku .

”hmm ... rra !” Vino .

”lo mnggil.mnggil gue ae ! mao lo ap sii ? suka am gue lo ? blng am gue ,jan mnggil.mnggil gag jlas gtuu klo suka ! Paan tao mao`a nee anak !”jwbku mmnbtakk .

“iie ! emg gue suka am lo ! PUAS LO ?!“jwab`a kerass .

“ngambek lg lo ! hrs`a gue yg ngambek ,bkn lo ! mka`a ,lo ngomong tuu yg jlass ! td jg lo ngbntak gue ! emg gue sala ap lo bntak.bntak ?!” sahutku takk kala kerass .

“emg gue suka am lo !”jwb`a .

“mao lo app sii ?”sahutku .

”mao gue ? mao gue ,lo jd cwe gue !”bntakk`a lg .

Ak trdiam . apkah dia bnar.bnar suka pd ku atao hny skdar mmbntak ?

“rra ,gue suka am lo . gue srius . lo mao gag jd cwe gue ?”tnya Vino pelan .

Ak sngat kget mndngar Vno bnar nyukaiku . tak mnyangka ,krna slma inii ak jg mmang mnyukai`a . “sjakk kpn lo suka am gue ?”tnyaku balikk .

“sajk gue dket am lo . gue tao lo tuu asli`a gmanh .” jwab`a .

“ohh …” jwabku .

***

“sorry td gue ngbntak bntak lo . “jlas vino .

“lo bkin gue ksel tao ! “jwbku .

“abiiss gue nerves ,salting gue . hhe .”jwab`a .

“ehh rra ,tengs yaa lo uda mao nrima gue !”kta`a . kmudian Vino mncium pipiku .ak kget.

“baweell lo ahh !” ktaku krass . kamii pun trtawa .

“Vin ,bkn`a lo uda pny cwe yaa ?”tnyaku mledekk .

“uda Nyil ,nma`a Rra .”sahut`a.


***

END

Senin, 15 Juni 2009

Tersesat !

Ku goreskan tinta hitam .
Ku tuliskan sbuah alur .

Ya ,ak sdang b`usaha mncari ksibukan .

“dri pad ague ngalamun n ngayal gag jlas ,mnding gue blajar ngarang crpen dhh .

Biarpun biasa ,tp smoga aj jd luar biasa .

Ahha !” pkirku .

Ituu lah kgiatan bruku .

“abiss tu ,cerpen`a gue msukin k blog gue dh …”

Sudah bbrapa harii inii ak tdk msuk skolah .

Ak akan pindah . pindah jurusan ,& pndah skolah .

Drii akuntansii k multimedia ,dr smkn 48 k smk 7 grapika .

Ak harus mngulang dari klas 1 .

Yaa... mau tak mau .

krna ak pndah jurusan ,jd ak pkir ak tdk prlu mngejar nilae lg .

“Tya !” triakk ss`org mmnggilku dr luar sana .
“Tya ! Tya !” mnyusul suara lain`a .

Ak mnengok k luar ,

”Tya ,sinii Tya ! Qta salaman dlu !” smbut Putri . Kmudian ak dan Putri pun brsalaman .

Putrid dan ak mmang sring brsalaman ,apa lagi ktika ad hal yg sama antara kamii .

“TYa ,sne ayo ! qta turun .” ajak Putri mmkasa .

Ktika kami turun ,dr rumah ku ,ak sngat kget . smuah tman.tman sklas ku d klas x AK 2 datang .

“Tya ,lo knp gag msuk.msuk ? sinii ,ad bnyk ug mao qta tnyain am lo !” sambut Yona .

***

“Tya ,lo dduk tngah dund . biar smuah dnger pnjlasan lo .” ajak Tarii .

Yg lain mngamini .

Raras mmbuka prtnyaan`a .

Ak sprtii maling yg sdng d interogasi .

***

Sore ituu ,kamii brcanda ,trtawa.tawa . dan bbrapa dr mrka jg mngutaran opini dan saran`a ttg ku . jujur ,ak sngat snang akn kdatangan mrka ,ak trharu .

“Tya ,lo yqin pndh ? emg gag enak ya pnya tmen.tmen keak qta ? kp lg lo pny tmen keak qta ? blom tntu d skola lo yg bru ,lo keak gne ! ya kan ?

uda ,gag usa pndh ya Tya !” seru Raras .

“jahh … gag bsa gtuu ahh …

andaii ae lo smuah ad d klas impian gue ,pastii gue sneng bnget pny tmen keak kalian .

tapii ,gue uda b`pkir mteng.mtng . gue bkal tteup pndh ,Multimedian tu impian gue . n akuntansii tu cman impian bokap gue yg hmpir bkin msa dpan gue ancurr .” jlasku .

“yauda deeh klo ituu emg mao lo . n mnrut lo tu yg t`bae bwat lo .

qta cman bsa dkung .” jwb Tarii .

“tp lo msuk dund Tya . sbntar lg kn lo uda gag am qta lg .

lo msuk ya ! itung.itung aj lo prpisahan am qta .

Tya ,lo tega bnget sii ,ninggaln qta gtuu aj . harii.harii lo qta tuu bntar bnget tao !” kata Putrii .

***

3 harii stalh ituu ,ak blum jg msuk k skola ku .

ak tkut ,sngat tkut .

***

“huuh !” ak mnghela napss pnjng .

saat ne ak tngah b`siap.siap untk brangkt . hrii ne ak akn k skola . ak ingin b`tmu dngan mrka . mrka tman.tmanku .

ak kngen dnagn mrka . dan inii adlh mnggu t`akirku . dsne .

Ting ! Ting ! Ting !

Bell msuk b`bunyii . Hmpir smuah anak sudah b`kumpul d lapangan .

Dan sprtii biasa ,ak dtang trlambatt .

***

ne harii trakhirr ku msuk . ak akn sgra pndh ….

Tak trasa bell pulang pun brbunyi ,

“all ,mnt wkt`a yaa !” triakku .

“hmm …

ne harii trakir gue dsne . gue mhon bnget ,maafn gue atas smuah sikap gue ya !

bnyk dr lo smuah yg uda gue kcwain . gue emg nybeln .

tp lo smuah tnang aj ,lo gag akn d kcwain lg am org keak gue . krna gue bkal pndh .

all ,skali lg gue mnt mapp bnget am lo .

sbner`a gue gag ad niat bwt ngcwain lo . gue keak gtu krna gue pngen lo smuah ingt am gue .

inii emg bkn impian gue .

tp gue jg brsyukur uda trsesat d klas X AK 2 ne ,gue bsa knal am lo smuah . gue sneng pny tmen keak kalian . care ,unik ,bae ,kompak ,lucu ,n gokil .

gue nyesel ,knp kalian ad dsne . knp bkn d klas impian gue ajj ….

Gue akn ingt kalian truss ,n gue harap sbalik`a .

Sorry n tengs all !” jlasku d dpan klas .

Tnpa trasa air mataku jtuh .

“Tya ,jngan pndh …” triak Tarii ,Putii ,& Uma .

mrka maju k dpan dan mmlukku .

yg lain mngikuti .

kamii pun trlarut dlm ksdihan ,snang & tawa d saat trakhirku .

***

“Tya . klo lo pndh ,cpah yg mao salaman am gue dong ?” ledek Putrii .

“ahha !”

****

The end

Selasa, 02 Juni 2009

[for someone]

kaO
kao adlh yg t`inah yg prnh ku nntii .
takkan t`gantii d hatii.
kao akn truss ku nntii .
hadirrmu disnii .
tmanii harii.
jiwa yg spii inii .
b`bagii cinta kasiih smpai akhir nntii .

kao adlh cinta sjatii .
yg ingn ku mlikii .
smpaii nntii .
ktika napass inii trhentii .

tlah ku ukirr nmamu d hatii .
inii akn sllu abadii .
dan takkan prnah matii .













Luph yu adHan !





biarkan wktu ne trus b`lalu .
hngga nnti dunia kan rapuh .
biarkan dri ku mnyayangimu .
smpai nnti ,smpai akhir hdupku .
kao bgai matahariku .
pmbrii smangat dlam hdupku .
ku ingin hnya drimu yg mmpu lwati smuah wkt dnganku .

ku ingin kao tau ,
btapa ak mnyayangimu .
dan dlam hdupku ,
hnya kmu yg bgtu b`arti bwatku .









i luph yu adhan !

"aku janjii !"

kring... ! kriing.. ! kriing ... !
weker berbunyi .
ak bangun .
terdiam sejenak .
lalu k kamar mandi .
seperti biasa ,
usai shalat subuh berjamaah .
ak dan kluargaku olah raga pagii d luar .
biasa`a ,
tiap harii libur dan jika org 1 rumah ngumpul smuah .
Rama dan kluarga`a jg ikt olah raga bersama .
tphingga td mlm dy blund jg m`blas sms dan tlvn dr ku .
yahh ...
sudah 3harii inii ak tk b`tmu dngan`a .
tpl gag d angkat ,
sms gag d bles ,
ktmu ap lgii .
pdhl ruma kamii 1 komplek .
alasan`a "lg sibukk ngegraf !"

***
"jagoan`a manh ne ?
gag ikt ?
tumben ...
keak`a uda lma ne gag ad kbar`a ?"ledek ayah .
"jgoan.jgoan ,
power renjr emg ?!
Rama gag ikt .
ktaa mas dimas Rama bru tdr .
smlm Rama ngegraf ktaa .
tpii masDimas sm k`maya ikt .." jawabku .
"raa...ra !!" triakk org dr luarsna .
"tu dyee ... ayok !" responku .
***
stlah olah raga ,
kamii tdk langsung plng .
belii sarapan .
dsn ad bnyk tkng jajanan .
ketupat sayur ,bubur ,gorengan ,dan lain.lain .
ak dan k`maya belii bubur .
kamii duduk b`2 .
smbill mnunggu psanan ,
k`maya mngjakku mngobrol .
"hmm ...
km sm Rama lg brantm ?
ko` kk prhatiin kalian jrng b`2 lg ...
knp ?" buka k`maya .
"ak sm Rama gag lg brantm ko` .
meg sii qta jrng b`2 akir.akir ne .
kta` lg bnyk order grafiti`a .
ak ngrtiin ko` ..." jwb ku .
***
"huhh !" dsahku smbill m`bnting tubahku k kasur .
ak mrasa ad yg aneh dg Rama akir.akir ne .
bkn`a ak tdk lg prcy dnagn`a .
tp ,yg ak tao s`sibuk apapun Rama ,
pastii ia akn tteup mnyempatkan dirii untk skdar sms sjja .
"Rama !
gue kngen am lo !
lo gag tao ap klo gue kngen am lo ?!" triakku dlm hatii .
***
"bete gue !
gag ad Rama lg !
huh !" triakku d kamar .
"oiia !"
ak pun mngambill handphone ku d meja blajar .
'pyt !' ku krim sms untk Pypyt .
'aph ,beipph ?' balas`a .
'lo dmanh ? maen yo !'
***
treett ... treett ... treett !
"ra..ra !" triak Pyt .
pintu ku buka .
"cpett bett lo dtng !"sambut ku .
"hhe ...
lo kn tao gue rra !" jwb`a .
"kga ,gue kga tao lo .
hhe ,tnggu ye !" sahut ku .
tak lama ,ak trun lg dn sudah rapiih .
stlah pamit ,kamii kluar .
***
d jln ,kamii bnyk t`tawa ,b`cnda dn b`criita .
ak jg crita ttg Rama pd Pyt .
"mgkn emg bner x dy lg bnyk order graff .
kn nnt uang hsl order`a jg bwat lo b`2 .
ahha ,uda keak suamii istrii ae lo b`2 ." ledek Pyt .
"lo positip thinking ae npah .
sabarr ...
gag mgkn kn klo Rama pny 2 cwe ?
hhe . "ledek Pyt lg .
***
esok pagii`a .
'tu anak mao`a pan sii ?
blng ke`k klo gag mao brng !
gue uda nunggu lama jg !' gerutuku smbil jln k skolah .
***
smpaii d skolah ,ak hmpiir trlambat .
masii ad 5 meniit sblm bell msukk .
"Rina ! antern gue yo k klas`a Rama ." triakku .
ku lihat bangku Rama masii kosong .
"ogiek ! Rama blund dtng ?" tny ku pd Yogi tman sbangku Rama yg sdng brcanda dngan anak lain`a .
"blund rra .
tp filing gue sii klo hrii gnii dy blum dtng am lo ,pling dy gag msuk ." jwb`a .
"okehh dehh ... tengs giekk ." sahutku .
***
siang`a ,ak bnar.bnar tdk mndapati Rama d skolah inii .
Rama bnar.bnar tdk msuk skolah .
ak mngambil hp ku d tas ku .
'Rama ,knp gag msuk ?
ko` gag ad kbr sii ?
ap Rama ngindariin ak ya ?
pliss kasii jwbn k ak .' ku krim psan singkat untuk Rama .
stlah bbrapa saat ku tnggu ,tk jg ad jwbn dr`a .
***
ak pulang lewat rumah`a .
ak brniat main k rumah`a .
dr kjuahan ,kulihat papa dan mama Rama kluar .
mama Rama trlihat mnangiss .
kmudian Mas Dima dan k` Maya mnyusul ,mrka msuk k mobil .
saat ak b`papasan dngan mobil mrka ,Mas Dimas mnyuruhku ikt dnagn mrka tanpa mnjlaskan apa.apa .
"jangan ,kmu gag usa ikt rra !" egah k`Maya .
kmudian papa mmbukakan pintu agar ak msuk k dlm mobil .
***
ak tak tau ap tjuan`a dan akn kmanh .
tp ,ak yqin ,nii smuah pastii ad hbungan`a dngan Rama .
spanjang jln ,tak ad 1 org pun yg mnjlaskan ap yg trjadii sbnr`a .
mam Rama truss saja mnangis .
ak jg tak brani brtnya apa.apa atau pun bicara .
prasaanku bnr.bnr burukk .
***
'oh my ! ne kn kntr polisi ! what wrong ?' triakku dlm hatii ktika kamii smpai .
kmudian k`Mya mnggandengku .
kamii msuk .
ak bnar.bnar sngat trkejut ktika mndengar bhwa TRTYA RAMDHAN d tngkap krna trtangkap tangan sdang mnyalah gunakan ganja .

tak lama ,Rama d prbolehkan pulang .
Rama kluar an lgsng mnghapirii pap dan mama untuk meminta maaf .
kmudian Rama mnghapiri Mas Dimas dan k`Mya .
Rama mnatapku ,ia tak branii mnghampiriiku .
smbil trsnyum ,ak mnghpiri`a .
"Rra ,maafn ak ya .
ak pasrah klo kmu mao jijik ,mara ,bnii ,ilfiil n ngjauhn ak ." seru`a .
"gag qog ,ak janjii gag akn ninggaln kmu krna alasan inii .
ak janjii akn dkung kmu biar km lpas dr bnda tuu ."jwbku .
"gag ad kta yg bsa ak ucapin slain mkasii Rra .."jwb`a .
***
-slesaii-