THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Sabtu, 30 Mei 2009

theater of dream

Huuusy.. ~
Siang yang cerah ini ,tentu asik untuk jalanjalan diluar.
Aku ingin sekali keluar.
"hhh.. aku menghela nafas. Bosan rasanya. Hari libur seperti ini ,biasanya ada saja teman yang mengajakku keluar. Atau memang aku sudah punya kesibukan sebelumnya..
Tapi berbeda dengan hari yang sepi ini..
Tak ada teman.
Tak ada kesibukan.
"yang lain kemana yaa? Hhh ,bosaaaaaan!!" teriakku kencang dikamar.
Aku langsung teringat sesuatu ,buruburu aku bangkit dari tempat tidur dan berlari ke sebuah kamar.
"Andraaa! Andraaaa! Jalan yuk!!" teriakku manja.
Andra yang sedang sibuk dengan komputer kesayangannya itu ,langsung tersentak kaget.
"apapaan sih ren? Jangan sembarangan deh ,liat nih Andra lagi apa.." sahut Andra ketus.
"huh ,Rena emang udah gapunya abang lagi.." kataku.
"ngambeek..
Yaudah ,nanti aja sebelum jam3. Andra masih repot nih!" sahut Andra memenangkanku.
"makasih Ndraa! Andra emang abang Rena yang paling baik!" jawabku girang.
****
Knock! Knock! Knock!!
"Ren ,Reeennaaa! Tidur yaa? Jadi ga nih kita jalan? Andra udah rapi lhoo." teriak Andra memanggilku.
"siapa bilang Rena tidur? Let's go!!" sahutku saat keluar kamar.
Kamipun langsung menuju sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Cibubur.
Tiba disana ,aku dan Andra langsung melihat film yang akan kami tonton.
"the last airbender in 3d aja yuk Ndraa." ajakku.
"yaudah ,tunggu yaah." Andra langsung membeli tiket masuk untuk menonton film itu.
"jam5 Ren.." kata Andra sambil menyerahkan tiketnya padaku.
Kami pun berjalanjalan sebelumnya menunggu film.
Aku melihat sebuah jaket olahraga bercap Asosiasi sepakbola Spanyol yang bagus ,aku langsung menarik tangan Andra untuk melihatnya.
"bagus kan Ndraa? Pasti Danan suka deh ,dia belum punya yang begini lhoo." kataku girang.
Aku pun keluar dari toko pakaian olahraga itu dengan puas..
"curaaang..
Danan yang cuma pacar ,dibeliin jaket yang bagus. Rena pernah kasih Andra apa?" komentar Andra.
"heheee ,curang gimana sih Ndraaa? Rena kan sering banget beliin kutangkutang motif bungabunga buat Andra. Biar Andra makin keren kemanamana pake gituan. Hahaaaa." ejekku.
"tau ahh ,apa kata Rena aja lah!" jawab Andra dengan wajah bete.
"heheee ,bercanda abangku sayaaaang. Eh ,ayook deh kita nonton."
****
"chicken potatoes with cheese cream ,hmm..minumnya coffe milk shake." pesan Andra kepada waiterss.
"aku spageti ,sama crispy shrimp roll. Terus minumnya kiwi tofu milk shake yaa.." pesanku.
Slesai nonton theater ,aku pun langsung mengajak Andra melarikan diri kesebuah restaurant sebelum pulang. Yaah ,sama saja makan malam.
"Ren ,kayanya kita salah pilih restaurant deh. Ini restaurant romantis banget deh kayanya." komentar Andra.
"loh? Emang kenapa Ndraa? Biasa aja ,anggep aja kita pacaran. Hahaaaa." jawabku meledek.
"yeeh ,jelasjelas kita adik kaka! Maksud gue ,liat deh meja sanaa." sahut Andra sambil menunjuk salahsatu meja disana.
Letaknya tidak begitu jauh dari meja kami.
Hanya dipisahkan beberapa meja saja.
"bodo amat deh Ndraa ,coba Rena kesininya sama Danan. Rena juga bisa begitu.." sahutku.
"bilang aja iri ,Andra juga bisa. Nanti Andra ajak sisy kesini sekalian ngasih cincin." sahut Andra tak mau kalah.
"eh ,kayanya cewenya lagi ulangtahun deh. Dikasih cincin lhoo." komentarku.
Tibatiba ,aku menjadi merasa hancur. Hancur seperti ditembak mati dikepalaku. Jantungku terasa tak karuan. Rasanya aku ingin lari dan teriakteriak seperti orang kebakaran jenggot.
"Andra ,itu kan Danan!" kataku berbisik.
Merekapun keluar dari restaurant.
"Ayoo ikutin mereka Ndra!" ajakku sambil menarik tangan Andra.
"yakin Ren itu Danan?" tanya Andra saat tiba membawa kendaraannya.
"iyaa ,Ndraa. Itu mobil Danan. Kita ikutin aja Ndra." kataku.
Kami ngengikuti mereka dari belakang. Ternyata mereka menuju tempat aku dan Andra nonton.
Mereka masuk kesebuah toko pakaian olahraga tempat aku tadi membelikan Danan jaket. Bahkan Danan melihat jaket yang sama yang aku belikan tadi.
Aku mendekati mereka.
"Ren ,tunggu dulu Ren..
Andra tau pasti Rena kesel banget ,tapi gaperlu bikin malu diri sendiri. Gausah berantem disini Ren ,nanti aja diselesain." cegah Andra sambil menarik tanganku.
Aku berbalik dan menatap Andra.
"Rena tau kok apa yang harus Rena lakuin." jawabku sambil melepaskan tangan Andra.
Aku mendekati mereka ,sementar Andra melihat dari luar toko.
"hai Danan!
Lagi apa? Jodoh banget yaa kita bisa ketemu disini..
Loh? Ini kan jaket yang tadi gue beliin buat pacar gue lhoo.
Tau kan siapa pacar gue?" sapaku panjang lebar.
Danan salahtingkah melihatku. Ia tidak bisa menjawab.
"eh ngomongngomong ,ini pacar baru lo yaa? Siapa? Kok ga dikenalin ama gue ,sombong banget." lanjutku.
Perempuan yang berdiri disamping Danan kebingungan. Danan menyalurkan tangan perempuan tadi padaku.
Belum sempat aku sambut tangannya itu ,Andra sudah mengajakku pergi.
"lain kali aja deh ,buruburu soalnya. Duluan yaa." pamitku.
Danan masih kaget.
"dia siapa yaang?" tanya perempuanitu.
****
Esok harinya ,Danan menjemputku tapi aku memilih berangkat kesekolah diantar Andra.
Sampai disekolah ,Danan mengejarku ,mengikutiku ,dan memohonmohon dimaafkan aku.
Aku tidak perduli.
"Ren ,maafin aku.. Aku ga bermaksud.
Kamu jangan ngambek gitu dong sayang.." rengek Danan.
Tak ada jawabanku.
Sudah seminggu aku tidak masuk sekolah.
Danan masih terus menghubungi ku ,mendatangiku kerumah ,tapi tak satu pun yang mendapat respon dariku.
Seminggu kemudian aku masuk sekolah ,baru turun dari mobil Andra langsung ditodong.
"Ren ,lo diapain sama Danana? Katanya lo gamasuk karna sakit garagara putus sama Danan?
Bener? Waah ,gue apain deh tuh anak." cerocos Adit ,teman sekelasku.
"apaan sih ,jangan ngadangada deh.
Gue gakenapanapa kok. Dapet gosip dari mana ,dit?"
"terus kenapa gamasuk seminggu? Keterangan izin ,biar gadicurigain yaa?" cerocos Adit lagi.
Kami terus berjalan menuju kelas. Adit terus saja berceloteh meledek.
Sampai dikelas..
"pagi ,all..bisa minta waktu gaa.?" sapaku.
Temantemanku memperhatikan akuu.
"kenapa Ren?" tanya Fonny.
"hmm..gue mau pamit.
Mulai besok gue udah gasekolah disini lagi.
Gue mau pindah.." jelasku.
"jadi kemarin kenapa gamasuk? Kenapa pindah tibatiba Ren? Lo pindah kemana? Emang kenapa pindah? Emang gaenak sekolah disini sama kita Ren?" tanya qiqi panjang.
Belum sempat aku jawab ,Danan langsung menyelak.
"apa ada hubungannya Ren sama aku?" "Ren ,jawab." paksa Danan.
"apaan sih ,jangan rusuh deh.." jawabku.
"Ren ,bisa minta waktunya ga buat ngomong?" ajak Danan.
****
"Ren ,please maafin aku.
Ren ,aku gabermaksud nyakitin kamu. Kamu gaboleh pindah pokonya Ren."
"ga bermaksud gimana lagi Danan?
Udah jelas ,lo tuh nyakitin gue.
Pikir ajaa ,ngeduain gue slama ini ,Jalan sama tuh perempuan.
Gue gasangka ,Dan.
Dan gue pikir ,dengan lo jadian sama gue lo bisa bikin lo setia sama satu pacar! Ternyata sama aja!! Oh yaa satu hal lagi ,gue bukan pindah karna lo!"
"okee. Terus kenapa tibatiba pindah?"
"ayah gue pindah tugas keluar kota."
"aku mohon Ren kamu jangan pindah ,aku butuh kamu disini..aku gabisa hidup tanpa kamu.."
"simpen aja semua gombalan dan bualan lo ,gue gabutuh!
Mungkin klo gue mau ,gue bisa bertahan disini sama Andra. Tapi sayangnya gue males liat lo.
Jadi gue milih pindah deh.."
"Ren ,dengerin aku.. Aku gagombal ,aku jujur..
Aku sadar ,kamu emang yang terbaik buat aku.
Maafin aku udah nyakitin dan siasiain kamu. Tapi aku mohon ,kamu tetep disini. Biar aku bisa nebus salah aku ke kamu.."
"okee ,lo gue maafin.."
"makasih Ren ,kamu mau ngasih aku satu kesempatan lagi kaan?"
"tapi gasegampang itu.
Ada syaratnya.
Klo lo mau gue maafin ,dan gue kasih satu kesempatan buat lo..lo harus cari gue. Dimanapun.."
"loh? Aku pikir kamu gajadi pindah Ren. Kamu pindah kemana?"
"yaa ,itu lo caritau sendiri. Itu tantangannya. Tapi ,lo tau kan theater of dream bagi gue?
Klo kita jodoh ,kita pasti ketemu.."
"okee ,aku akan temuin kamu disana. Tapi kamu harus tunggu akuu."
"yaa ,slama itu. Aku gaakan berkhianat."
****
4 years later..
"Renaaaa! Ayo berangkat. Nanti ketinggalan pesawat!! Apa lagi sih yang ketinggalaaaan?!" panggil mama.
"iyaa ,maa. Ini maaa ,TARRAAA!" jawabku sambil menunjukan sesuatu.
"masih menghayal dan mengharap sang Pangeran bakal nyusul kesanaa? Adada aja ,Ren." ledek Andra.
"ini bukan hayalan. Rena yakin kok bisa ketemu Danan disanaa." sahutku.
Kami pun tiba disebuah kota. Disini sedang mengalami musim salju.
Wah ,akhirnya tiba dikota impianku.
"yeay ,LONDON!!" Teriak aku dan Andra norak.
Kami sekeluarga berencana akan liburan dikota ini beberapa hari.
Semua sudah terencana ,termasuk menonton pertandingan 'home' Arsenal.
Kami menginap dipenginapan dalam stadion 'theater of dream' (bagiku) ,karna theater of dream yang asli bukan dikota ini. Kami sekeluarga pencinta club sepakbola Arsenal.
Aku masih menunggu Danan. Tak juga ku temukan..
Sampai tiba saat pertandingan ,dan besok kami akan pulang. Aku masih terus menunggunya.
Dalam hati ,aku mengumpat. 'gue kecewa klo Danan ga nemuin gue! Harusnya gue gaterlalu berharap! Dia gamungkin nyari gue! Ini memang bukan theater of dream!!' umpatku sambil bengong dan menangis mengadah ke lapangan pertandingan yang belum dimulai.
"hey!! Tapi aku percaya ini theater of dream." ujar seseorang.
Belum sempat aku jawab.
"bisa geser?" ujarnya lagi.
"aku tau kok ,apa yang lagi kamu pikirin. Pasti kamu berharap bisa ketemu sama cinta lama kamu dan cinta yang sejati kamu disini kan? Makanya kamu sebut ini theater of dream. Aku juga sama ,dan ternyata bener.." ujar pria tadi.
Aku hanya bisa diam ,tak percaya apa yang aku lihat.
Dia masih seperti yang dulu aku kenal.
"Danan? Kamu bener Danan?" tanyaku tak percaya.
"yaa ,ini aku Danan. Aku udah temuin kamu. Kamu mau kan maafin aku dan kasih aku kesempatan?" tanyanya.
"yaa.." jawabku.
Kami pun terlarut dalam haru.
"heyy ,padahal aku mau pacaran sama fabregas ajaa. Hahaaa" ledekku.
:')
****
-end-

0 komentar: